Ilustrasi.(istimewa)

PEKANBARU (perepat.com)-Selama masa pandemi Covid-19 melanda, terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota Pekanbaru.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Pekanbaru mencatat hingga akhir Bulan Juni lalu setidaknya telah terjadi 59 kasus kekerasan pada anak.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Kartini mengatakan, berada di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini orang tua diminta untuk tidak abai pada kesehatan dan keselamatan sang buah hati.

“Selama masa pandemi Covid melanda tugas dan tanggungjawab orangtua kini justru bertambah berat dan mereka diminta untuk tidak abai akan kesehatan dan keselamatan anak,” ujar Kartini, Kamis (29/7/2021).

Srikandi PKS ini juga menjelaskan pola pengasuhan serta perhatian terhadap anak harus lebih ditingkatkan. Agar anak-anak tetap mendapatkan hak-haknya.

Tak hanya itu, Kartini menegaskan peran orang tua tidak hanya sekedar memberikan makan serta pendidikan saja, melainkan orang tua juga harus menjadi benteng pengamanan untuk para buah hatinya.

“Mengasuh, menjaga, merawat dan melindungi serta mendidik anak merupakan tugas utama dari para orangtua untuk menciptakan generasi yang berkualitas. Tugas dan tanggung jawab tersebut tentunya tidak begitu saja bisa diserahkan kepada orang lain,” tukas Kartini menegaskan.(sars)

Leave a Reply