Syekh Baleelah.

MAKKAH AL-MUKARROMAH (perepat.com)–Wukuf di Padang ‘Arofah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah rukun yang menjadi inti dan puncak ‘ibadah haji. Tiap jama’ah wajib berada di Padang ‘Arofah, 21 Km dari Makkah, meski sejenak karena sakit misalnya. Bagi yang tidak berhaji bahkan sunat mu’aqqad (sangat diajurkan) Puasa ‘Arofah.

Di area wukuf (mauqif), Rosul Allaah Shola Allaahu ‘Alahi wa Sallam memerintahkan tiap orang (muwakif) semakin taqorrub ila Allaah (mendekatkan diri) dengan memperbanyak do’a dan ‘ibadah lainnya. Beliau bersabda yang tarjamahannya:

“(Jama’ah haji) diperintahkan wuquf dalam keadaan suci. Memperbanyak zikir, tahlil, doa, talbiyah, tadarus (membaca) al-Qur’an, memperbanyak tadharru’ (ketundukan hati), merendahkan diri, berdo’a terus menerus. Lantas menghadap  ke arah Kab’ah sembari membentangkan kedua tangan (berdo’a).”

Hari ‘Arofah musim haji 1442 Hijriyah bertepatan Isnin 9 Zulhijjah 1442 (19 Juli 2021), hari ini. Jama’ah haji telah berkumpul pepat di Padang ‘Arofah. Wukuf dimulai dengan mendengarkan khutbah, dilanjutkan sholat jama’ qoshor taqdim (zuhur dan ‘ashar  yang diringkas masing-masing dua roka’at).

Khutbah pada wukuf haji 1442 Hijriyah, sebagai khotib Fadhilatu Syaikh Dr, Bandar bin ‘Abdul ‘Aziz Balilah  Hafizhahullaah. Meskipun berbeda budaya dan bahasa, mereka wajib sama-sama mendengarkan dan menyimakkan khutbah yang sama, khutbah Hari ‘Arafah.

Sebagai bentuk kesungguhan dari Kerajaan Arab Saudi, dalam rangka menyampaikan khutbah kepada kaum muslimin di seantero penjuru dunia, maka Dewan Pimpinan Umum Urusan Masjid Al Harom dan Masjid Al Nabawi  menyiarkan langsung khutbah ke seluruh penjuru dunia.

Khutbah ‘Arofah diterjemahkan ke-10 bahasa. Siaran langsung itu juga sebagai bagian dari proyek Pelayan Dua Tanah Suci.

Khutbah berlangsung pukul 12.30 Waktu Makkah, atau pukul 16:30 WIB. Sebagai orang Indonesia, maka pilihlah bahasa Melayu. Untuk dapat menonton dan menyimak khutbah itu dapat diklik pada pranala (link) https://manaratalharamain.gov.sa/. Selamat menyaksikan dan menyimaknya saksama.(him/sars)

Leave a Reply