Ilustrasi.

PADANG (perepat.com)-Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha menyebutkan, peluang hujan masih akan terjadi pada bulan Juli ini. Meskipun saat ini masih dalam kondisi panas, yang menyebabkan terjadinya kekeringan.

Maka dari itu, BMKG Minangkabau mengimbau, masyarakat harus lebih meningkatkan kewaspadaannya dalam menyikapi kondisi ini. Karena puncak hujan akan terjadi pada bulan Agustus 2021.

“Ya masih terpantau akan terjadi hujan sedang dengan durasi yang singkat, ini disebabkan faktor lokal, terutama di wilayah Bukittinggi, Kabupaten Agam, Padang Panjang Solok dan Solok Selatan,” ujar Yudha.

Yudha menjelaskan, dalam menghadapi fenomena cuaca saat ini, tidak saja musim kekeringan dan pancaroba ini, masyarakat harus memperhatikan beberapa hal, seperti, angin puting beliung dan petir disertai kilat.

Hal ini sering terjadi di wilayah wilayah pada saat kondisi pancaroba atau peralihan dan ini terjadi pada siang hingga sore hari.

“Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan. Memang pada pagi hingga siang cuaca panas, namun sore hingga malam harinya sering berubah menjadi hujan. Kondisi ini dapat juga mempengaruhi daya tahan tubuh kita, untuk itu masyarakat harus meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari penyakit,” pesan Yudha.(pc/adi)

  • Sumber : harianhaluan

Leave a Reply