JAKARTA (perepat.com)-Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

Deputi Bidang Sistem Kepegawaian BKN Suharmen mengatakan, pendaftaran seleksi CASN (baik CPNS maupun PPPK) akan dibuka mulai besok, Rabu (30/6/2021).

“Proses pendaftaran dilakukan satu pintu melalui login di laman https://sscasn.bkn.go.id,” ujar Suherman, Selasa (29/6/2021) dalam keterangan resminya di Jakarta.

Suherman mengatakan, pelaksanaan seleksi nantinya akan dilakukan hanya dalam 3 sesi per hari.

“Kalau di masa normal, penerimaan seleksi bisa dilakukan lima sesi per hari, maka di masa pandemi ini kita akan melaksanakannya hanya di tiga sesi di titik lokasi yang sudah diatur sedemikian rupa, sehingga mengurangi risiko penyebaran Covid-19,” terang Suherman.

Berikut jadwal lengkap seleksi CPNS/CASN:

– Pengumuman seleksi ASN: 30 Juni-14 Juli 2021
– Pendaftaran seleksi ASN: 30 Juni-21 Juli 2021
– Pengumuman hasil seleksi administrasi: 28-29 Juli 2021
– Masa sanggah: 30 Juli-1 Agustus 2021
– Jawab sanggah: 30 Juli-8 Agustus 2021
– Pengumuman pasca sanggah: 9 Agustus 2021
– Pelaksanaan SKD: 25 Agustus-4 Oktober 2021
– Pelaksanaan Seleksi Kompetensi PPPK Non-guru: Setelah pelaksanaan SKD selesai di masing-masing titik
– Pengumuman hasil SKD: 17-18 Oktober 2021
– Persiapan pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
– Pelaksanaan SKB: 19 Oktober-1 November 2021
– Penyampaian hasil integrasi SKD dan SKB serta seleksi PPPK Non-guru: 15-17 Desember 2021
– Pengumuman kelulusan: 18-19 Desember 2021
– Masa sanggah: 20-22 Desember 2021
– Jawab sanggah: 20-29 Desember 2021
– Pengumuman pasca sanggah: 30-31 Desember 2021
– Pengisian DRH: 1-18 Januari 2022
– Usul penetapan NIP/NI PPPK: 19 Januari-18 Februari 2022

Untuk seleksi PPPK Guru, jadwal akan disampaikan secara terpisah oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan mengacu surat tersebut.

BKN sebelumnya telah mengumumkan jumlah kuota CASN 2021, yaitu 707.622 formasi yang terdiri atas formasi CPNS, PPPK Guru, dan PPPK Non-Guru.

PPPK Guru mendapat kuota formasi terbesar dengan 531.076, kemudian PPPK Non-Guru 20.960, dan formasi untuk CPNS sebanyak 80.961.

Syarat: 

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh pelamar CPNS adalah sebagai berikut:

– Warga negara Indonesia (WNI)Berusia minimal 18 dan maksimal 35 tahun saat mendaftar
– Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun dan lebih
– Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau dengan hormat sebagai PNS/prajurit TNI/ Kepolisian Negara RI
– Tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
– Tidak berkedudukan sebagai CPNS, PNS, prajurit TNI atau anggota Kepolisian Negara RI
– Tidak menjadi anggota atau pengurus parpol atau terlibat politik praktis
– Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan
– Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar
– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah
– Persyaratan lain sesuai kebutuhan setiap instansi yang dilamar.(sars/pc/sap)

  • Sumber dan ilustrasi : kompas.com

Leave a Reply