PEKANBARU (perepat.com)-Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau akhirnya mendapatkan solusi untuk melaksanakan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tingkat SMA/SMK di Riau. 

PPDB sempat tertunda karena kendala anggaran dana BOS yang tidak bisa digunakan. Akhirnya, Disdik Riau mendapatkan bantuan pelaksanaan PPDB dari tim IT Politeknik Caltex Riau (PCR) dan tim IT Universitas Lancang Kuning (Unilak). 

Kepala Disdik Provinsi Riau, Zul Ikram mengaku bersyukur mendapat bantuan pelaksanaan PPDB dengan menggunakan jaringan aplikasi Google Form kerjasama yang disiapkan oleh tim IT Politeknik Caltex Riau dan tim IT Universitas Lancang Kuning.

“Dijadwalkan dalam waktu dekat ini akan dilakukan uji coba. Dalam minggu ini akan disiapkan aplikasinya bersama dua universitas ini. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” ujar Zul Ikram. 

Zul Ikram mengatakan, semua sistem pelaksanaan akan dijalankan oleh kedua universitas tersebut, baik jaringan internetnya sampai pelaksanaan pendaftaran sesuai dengan petunjuk teknis pendaftaran. Termasuk antisipasi jika terjadi gangguan saat pelaksanaan PPDB online. 

“Semua sistem mereka yang akan menjalankan. Paling lambat Senin pekan depan PPDB sudah dibuka pendaftaran. Untuk antisipasi gangguan jaringannya kita percayakan kepada mereka, baik dari tim PCR maupun Unilak,” ungkap Kadisdik. 

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Disdik Provinsi Riau telah mendapatkan solusi untuk pelaksanaan PPDB untuk tingkat SMA/SMK sederajat, setelah mendapatkan masukan dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan dan Perguruan Tinggi (Kemendikbuddikti).

Dari hasil pertemuan dengan Kemendikbud serta rapat koordinasi bersama Disdik dan stakholder lainnya, disepakati pelaksanaan PPDB tetap sistem online dengan menggunakan jaringan internet baik dengan profider maupun dengan jaringan internet dengan bekerjasama pihak swasta.

Sedangkan jalan keluar yang disarankan oleh Kemendikbuddikti PPDB bisa menggunakan anggaran dari Komite Sekolah. Dengan syarat tidak meminta anggaran dari orangtua siswa, namun dari kas Komite Sekolah atau dengan alumni sekolah yang bersedia membantu pembayaran PPDB, sesuai besaran yang ditetapkan oleh profider.

Diketahui Disdik Riau sempat menunda pelaksanaan PPDB secara online untuk jenjang SMA/SMK di Riau, yang semula dijadwalkan tanggal 14-23 Juni 2021.(sars)

Leave a Reply