Suasana perbincangan Kominfo Kampar dan LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.(foto dok kominfo kampar).

BANGKINANG (perepat.com)-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar berencana menyurvei Indeks Kepuasan Masyarat (IKM) terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melakukan pelayanan langsung.

Kabid Pemberdayaan Sumber Daya dan Layanan Publik  Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Kampar, H Salmi Hadi SSos.menyebutkan, ada delapan OPD yang melayani langsung masyarakat. Namun tahap awal survey diarahkan ke tujuh OPD.

“Tujuh OPD itu yaitu Diskominfo, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas PM-PTSP, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar),” ujar Hadi. 

Dikatakan Hadi, satu OPD lagi yakni RSUD Bangkinang dilakukan survey IKM pada tahap berikutnya. Hal itu karena variabel dan indikator pengukurannya lebih khusus dibanding ketujuh OPD.

“Khusus RSUD Bangkinang akan dilakukan kudian, karena pengukuran IKM-nya lebih spesifik,’’ tukas Hadi beralasan.

Dengan Universitas PahlawanRiset pelaksanaan survei IKM itu akan dilaksanakan Pemkab Kampat bekerjasama dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (UP). Rabu 21 Syawal 1442 (2 Juni 2021) kemarin, pihak Diskominfo Kampar telah mendiskusikan dan  merundingkan kerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UP. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kominfo Kampar, Yuricho Efril SSTP hadir bersama Kabid Pemberdayaan Sumber Daya dan Layanan Publik, H Salmi Hadi SSos dan Kasi Pengembangan Sumber Daya, Gusniwati. Mereka langsung diterima oleh Wakil Rektor III Hj Ns Apriza MKes yang juga Kepala LPPM –  Hj Ns Apriza MKes yang juga Wakil Rektor (Warek) III UP di ruang rapat pimpinan universitas.

Berbagai hal teknis dibincangkan beserta dengan Kepala Lembaga Kewirusahaan dan Bisnis, Dr H Samsurijal HS MM dan Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran, Dr Molli Wahyuni SSi MPd.

Ditegaskan oleh Yuricho, sinergisitas dengan UP diperlukan supaya hasil survei lebih valid. Sebab, ulasnya UP memiliki doktor tenaga ahli pada bidangnya. Lagi pula UP telah  berpengalaman dan sudah pula berkontribusi pada daerah dan pada peningkatan SDM di Kabupaten Kampar, tukuknya.
 Dari survei diharapkan dapat diketahui tingkat kepuasan ataupun kekurangan pelayanan masing-masing  OPD.Hal itu berguna untuk mengevaluasi kinerja dan menetapkan kebijakan selanjutnya, ulas Yuricho pula menegaskan.

Selain menyambut baik dan berterima kasih, Puan Apriza mengharapkan sebagai wujud realisasi kerjasama, perlu dilakukan kebijakan administratif dan teknis yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Universitas Pahlawan telah ada Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Kampar. Selanjutnya, nota  yang lebih khusus lingkupnya antara LPPM dengan Diskominfo,’’ ucapnya.

Disebutkan pula H Samsurijal HS, tidak hanya dengan LPPM, UP juga ada sejumlah Pusat dan Lembaga yang dapat diberdayakan bekerjasama dengan instansi pemerintah maupun swasta.

“Insya Allah kami siap profesional mendukung program-program pemerintah, supaya Kampar lebih maju lagi,” bebernya.(jan/par)

Leave a Reply