PEKANBARU (perepat.com)-Sebanyak enam calon Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau hari ini mengikuti tes makalah. Tes pembuatan makalah, dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 11.00 WIB. 

Para peserta dalam membuat makalah, dilaksanakan di satu ruang bersamaan. Usak pembuatan makalah, besok dilanjutkan dengan persentase. 

“Penulisan makalah dilaksanakan hari ini. Kemudian, peserta menyiapkan persentase, untuk ditampilkan besok,” kata Ketua Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Pemprov Riau, M Yafiz, melalui Kepala UPT Assesment BKD Riau, Budi Fahri, Rabu (19/5/21).

Kemudian papar Budi lagi, para peserta pada besok hari akan menjalani tes wawancara, dimulai pagi hingga sore hari. Masing-masing peserta menjalani tes wawancara secara bergantian bersama tim Pansel. 

Ada pun keanggotaan pengurus Pansel tersebut, yakni Dr Hamdani, MM, MSi, Ak, kemudian Drs Teguh Widjinarko, MPA. Ada juga Prof Dr Ir H Aras Mulyadi, DEA yang saat ini menjabat Rektor Universitas Riau serta Dr Azharuddin M Amin MSc. 

Dilanjutkan Budi, pada 24 Mei nanti, Pansel akan mengumumkan pengerucutan menjadi tiga dari enam peserta calon Sekdaprov Riau saat ini. Kemudian, tiga nama besar yang akan ditetapkan nanti, sehari kemudian, pada 25 Mei, sudah diwajibkan mengikuti tes kesehatan.

Setelah itu, dari tiga nama tersebut Pemrov Riau akan melaporkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk ditelaah dari sisi administrasi. Setelah diyakini sesuai ketentuan, rekomendasi pun dikeluarkan. 

“Tanggal 25 tes kesehatan, ini sudah menjadi  3 besar saja yang ikut. Setelah itu, pak Gub melaporkan ke KASN. Setelah KASN melaporkan tak ada masalah dari sisi administrasi, barulah keluar rekomendasi,” ungkap Budi. 

Bersamaan dengan itu, dari tiga nama itu, Gubri pun diberi amanah memilih satu nama. Nama itu pun kembali dilaporkan ke Mendagri, untuk dibuatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi Sekdaprov Riau definitif.

“Mudah-mudahan proses lancar. Cuma proses di Mendagri tak bisa kita tentukan. Kemungkinan sebelum akhir Juni, insya Allah sudah ada satu nama,” beber Budi.(pc/mc)

Leave a Reply