PEKANBARU (perepat.com)-Pengelolaan tambang minyak Blok Rokan oleh PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) akan berakhir masa kontraknya pada Ahad malan Senin 30 Zulhijjah 1442, setelah pukul 00:00 (tengah malam) 8 Agustus 2021. Pemerintah RI tidak lagi memerpanjang masa kontraknya dan dialihkan kepada PT Pertamina. 

Tekad Pertamina akan memaksimalkan potensi Blok Migas Rokan untuk menyuplai minyak untuk keperluan nasional dan guna mendongkrak pembangunan ekonomi di Riau. Nanti, Pertamina bakal mengelola 51 persen. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Riau berhak 10 persen berupa Participating Interest (PI), yaitu  proporsi kepemilikan produksi dan eksplorasi Blok Rokan berdasarkan Keputusan Menteri Enersi Sumber Daya Mineral (Kepmen ESDM) 1923 K/10/MEM/2018. Sisa yang 39 persen untuk perusahaan lokal dengan sistem business to business (B2B) yaitu kelola jual saham dari Pertamina.

Pemprov Riau bersama Pemerintah Kabupaten/Kota yang masuk kawasan langsung Blok Rokan telah membincangkan bagaimana kebijakan selanjut. Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau bahkan sejak lama telah memersiapkan segala sesuatu untuk mendapat saham yang 39 persen itu, yakni menubuhkan Badan Usaha Milik Adat (BUMA) dan Yayasan KRIS (Kampar, Rokan, Indragiri, Siak).

Bagaimana paradigma titik akhir Blok Rokan guna penguatan ekonomi masyarakat Riau, Gubernur, Datuk Seri Setia Amanah Masyarakat Melayu Riau Drs H Syamsuar akan menjadi pembicara kunci (keynote speaker) membincangkannya. Sebagai pembicara (narasumber) pula Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Riau, Datuk Seri Syahril Abubakar. Menyertakan Abdul Wahid SPdI anggota Komisi VII DPR-RI Dapil Riau II dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Komisi ini lingkup tugasnya bidang energi, riset dan Teknologi, serta lingkungan hidup. Beranggotakan 50 orang termasuk satu ketua, dan empat wakil ketua.

Pembicara lainnya, yaitu Bupati Rohil terpilih, Afrizal Sintong dan Bupati Kepulauan Meranti 2011-2021, Drs H Irwan Nasir MSi. Dari kalangan pengusaha, yaitu Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Riau, Supianto SSos MM dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Jasa Penunjang Migas Indonesia (APJPMI), Helfried Sitompul SE Ak. 

Penanggap pembicara, yaitu Walikota Dumai, H Paisal SKM MARS, Bupati Bengkalis, Hj Kasmarni SSos MMP, Bupati Siak, Drs H Alfedri MSi dan Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Riau, Peng Suyoto, pengusaha profesional yang juga Ketua Dewan Pembina Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau Majelis Perbincangan dilaksanakan virtual esok, Kamis 25 Sya’ban 1442 (8 Maret 2021), pukul 09:00-15:00 WIB, dipandu pengamat ekonomi Riau, Peri Akri SE MM. 

Join Zoom Meeting: https://us02web.zoom.us/j/89744102524 pwd=VzVEZDk3WWxteERLaDNMeEdxd0QvZz09 – Meeting ID: 897 4410 2524 – Passcode: ROKAN2021.(par/dan)

Leave a Reply