Menpan RB memastikan seleksi CPNS 2021 bagi lulusan SMA kembali dibuka.

JAKARTA (perepat.com)-Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia (RI), Tjahjo Kumolo, memastikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat di tahun 2021 ini kembali dibuka.

Seleksi itu dikatakannya masih akan membuka lowongan pada lima kementerian, yakni Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Kejaksaan Agung, Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK), Kementerian Pertanian dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dipastikan Tjahjo Kumolo, lowongan seleksi CPNS kualifikasi lulusan SMA itu hanya untuk bidang pekerjaan tertentu.

“Untuk SLTA itu spesifik. Misal untuk sipir penjaga tahanan atau penjaga rutan. Itu tidak perlu keahlian yang khusus. Tahun ini seleksinya tetap dilakukan untuk lowongan di bawah kementerian itu ada lima kementerian,” ujar Tjahjo Kumolo, Jumat (19/3).

Perlu diketahui, Kemenkumham merupakan salah satu Kementerian yang membuka lowongan bagi lulusan SLTA sederajat. Pada 2019 lalu jumlah lowongannya pun mencapai 3.532 formasi, dengan rincian lowongan untuk sipir atau penjaga tahanan sebanyak 2.875 formasi dan untuk pemeriksa keimigrasian pelaksana/pemula disediakan sebanyak 657 formasi.

Kementerian/lembaga lain yang pada 2019 juga membuka lowongan bagi lulusan SLTA sederajat antara lain Kejaksaan Agung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Pertanian, BIN, danKementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain lowongan jalur umum, lulusan SLTA juga bisa menjadi CPNS melalui seleksi sekolah kedinasan. Dimanasebelum menjadi CPNS, para pelamar yang lolos seleksi sekolah kedinasan akan menjalani pendidikan dalamkurun waktu tertentu.

Adapun kementerian/lembaga yang biasanya melakukan seleksi sekolah kedinasan antara lain KementerianDalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).(pc)

Leave a Reply